Brakkk !! Dua kapal China Tabrakan saat kejar kapal Filipina

Screenshot_20250812_224806_Video Player

Andalasnews.com Dua buah kapal perang Tiongkok saling bertabrakan saat mengejar kapal patroli Filipina di Laut Cina Selatan pada Senin. Otoritas Manila, Selasa (12/8/2025), merilis rekaman video dramatis dari konfrontasi tersebut.

Insiden itu terjadi di dekat Beting Scarborough yang disengketakan. Saat itu, menurut juru bicara penjaga pantai Komodor Jay Tarriela, penjaga Pantai Filipina mengawal kapal-kapal yang mendistribusikan bantuan kepada para nelayan di daerah tersebut.

“Kapal Penjaga Pantai Tiongkok CCG 3104, yang sedang mengejar BRP Suluan (kapal penjaga pantai Filipina) dengan kecepatan tinggi, melakukan manuver berisiko dari sisi kanan kapal (Filipina), yang mengakibatkan tabrakan dengan kapal perang Angkatan Laut PLA (Tentara Pembebasan Rakyat),” ujar Tarriella dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya dalam konfrontasi tersebut, BRP Suluan diserang meriam air oleh pihak Tiongkok. Namun mereka berhasil menghindarinya. Demikian menurut pernyataan Tarriela.

Tarriella mengatakan, awak kapal Tiongkok yang lebih kecil terlihat di bagian depan kapal lain tepat sebelum tabrakan.

Gan Yu, juru bicara penjaga pantai Tiongkok, mengonfirmasi bahwa konfrontasi telah terjadi, tanpa menyebutkan tabrakan tersebut.

“Penjaga Pantai Tiongkok telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan hukum, termasuk memantau, menekan dari luar, memblokir, dan mengendalikan kapal-kapal Filipina untuk mengusir mereka,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok tidak mengonfirmasi atau membantah tabrakan tersebut ketika ditanya tentang hal tersebut.

Insiden pada Senin adalah yang terbaru dari serangkaian konfrontasi antara Tiongkok dan Filipina di Laut Cina Selatan, yang hampir seluruhnya diklaim Beijing meskipun ada putusan internasional bahwa pernyataan China tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Lebih dari 60% perdagangan maritim global melewati jalur perairan yang disengketakan tersebut.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos mengatakan bahwa kapal-kapal patroli Filipina akan terus hadir di wilayah tersebut untuk mempertahankan, serta melaksanakan hak kedaulatan Manila, atas apa yang dianggapnya sebagai bagian dari wilayah mereka.

 

Redaksi : Andalasnews.com

 

 

187 Dilihat
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Kabar Daerah
Terpopuler
Pengunjung