Andalasnews.com Cerita One Piece berlangsung di sebuah dunia fiksi yang disebut Blue Planet. Di dunia ini hidup berbagai macam ras, bukan hanya manusia. Dunia One Piece dikuasai oleh organisasi besar bernama Pemerintah Dunia (World Government). Pemerintah ini terdiri dari puluhan negara anggota
Manga One Piece pertama kali terbit pada Juli 1997 di majalah manga Jepang Weekly Shonen Jump. Hingga Juli 2025, One Piece sudah memiliki 112 volume komik.
Manga ini kemudian diadaptasi menjadi anime oleh Toei Animation sejak tahun 1999, dan masih tayang hingga kini. Pada tahun 2023, Netflix merilis versi live-action One Piece yang dikembangkan oleh Matt Owens dan Steven Maeda.
Anime one piece sendiri menceritakan tentang kisah sekelompok bajak laut topi jerami yang dipimpin oleh Monkey D Luffy yang memiliki cita-cita menjadi raja bajak laut, seiring dengan berjalannya kisah petualangan ini, mulai terkuak dimana banyak manipulasi, pengaburan sejarah, hingga ketidakadilan serta penindasan terhadap rakyat kecil yang dilakukan oleh tokoh pemerintah dunia, sehingga memunculkan pemberontakan yang dilakukan oleh tokoh Monkey D Dragon sang pemimpin pasukan revolusioner.

Tokoh elite dalam One Piece seperti Tenryuubito mencerminkan perilaku segelintir pejabat yang menikmati kekuasaan, dengan bertindak semena-mena kepada rakyatnya bahkan tak jarang rakyat yang melawan akan diperbudak hingga dibunuh.
Sementara itu tokoh angkatan laut dalam anime one piece diibaratkan perilaku para aparat penegak hukum kita yang tunduk kepada para penguasa dan menuruti perintahnya bahkan tega menindas rakyat kecil.
Arti Bendera Jolly Roger
Mengutip fandom One Piece, di dunia One Piece, bendera bajak laut atau Jolly Roger bukan sekadar hiasan di kapal. Bendera ini punya makna simbolis yang sangat penting bagi setiap kru bajak laut.
Gamerant menyebut jika makna bendera Straw Hat Pirates atau bendera topi jerami yang menjadi ciri khas kru Luffy mewakili semangat kebebasan, keceriaan, dan mimpi besar Luffy untuk menjadi Raja Bajak Laut.
Meskipun mempunyai desain yang sederhana, yaitu topi jerami dan tengkorak putih, topi jerami bukan hanya ciri khas Luffy sebagai kapten kapal, melainkan juga sebagai simbol impian, kebebasan, dan harapan.
Bendera Jolly Roger tak hanya menjadi simbol kekuatan, tapi juga disebut menyuarakan kebebasan, keyakinan pribadi, dan persahabatan, serta perjuangan untuk mendapatkan keadilan.
Sejumlah lembaga analisis media sosial menyatakan fenomena seruan memasang bendera One Piece berlangsung organik, tanpa mobilisasi tokoh atau kelompok tertentu.
Evello, lembaga analisis media sosial lain yang berfokus pada aktivitas di media sosial TikTok menyatakan, fenomena ini juga ramai mulai 26 Juli 2025 dan mencapai puncak pada 28-30 Juli.
Sementara topik yang digaungkan meliputi simbol perlawanan ketidakadilan (78 unggahan), kritik sosial dan sindiran politik (45), dan kebebasan berekspresi (20).
Kisah One Piece bukan sekadar anime, melainkan fiksi yang mencerminkan ketidakadilan dan ketimpangan yang juga dirasakan masyarakat Indonesia
Redaksi : Andalasnews.com





