Terangi Parit Ilahi, Warga RT 08 Desa Lumahan Apresiasi H. Ja’far: 7 Titik Lampu Jalan Akhirnya Menyala

IMG-20250717-WA0005

Tanjab Barat, Andalasnews.com — Harapan warga RT 08 Parit Ilahi, Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi untuk mendapatkan penerangan jalan akhirnya terwujud. Sebanyak tujuh titik lampu jalan jenis merkuri berhasil dipasang, menyusul aspirasi warga yang selama ini mengeluhkan kondisi gelap gulita di malam hari.

Kegiatan tersebut dikomandoi langsung oleh Ketua RT 08, Ropik Umurona, dengan dibantu oleh tiga orang teknisi dari PLN. Sekitar 300 meter kabel direntangkan untuk menyambungkan daya listrik ke seluruh titik penerangan yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah, sekarang jalan-jalan kami sudah terang. Ini adalah bentuk nyata kerja bersama antara masyarakat dan wakil rakyat. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Ja’far, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Golkar yang sudah memperjuangkan aspirasi kami,” ungkap Ketua RT Ropik Umurona kepada Andalasnews.com, Rabu (17/7/2025).

Lampu-lampu merkuri tersebut dipasang di sejumlah lokasi strategis yang sebelumnya minim pencahayaan, seperti persimpangan jalan, area menuju mushola, dan akses jalan yang biasa dilalui anak-anak sekolah. Kehadiran penerangan ini dinilai sangat penting bagi warga, terutama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, mengaku sangat bersyukur atas realisasi program ini.

“Sudah bertahun-tahun kami hanya mengandalkan senter atau lampu motor jika ingin keluar malam. Sekarang, anak-anak kami bisa pergi mengaji atau ke warung tanpa rasa takut. Terima kasih Pak H. Ja’far yang telah mendengar suara kami,” ujarnya.

Dukungan Legislator Golkar, Bukti Aspirasi Tak Pernah Dibiarkan Mati

Ketika dikonfirmasi, H. Ja’far, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Golkar, membenarkan bahwa dirinya telah mengawal aspirasi masyarakat Desa Lumahan untuk mendapatkan lampu penerangan jalan. Ia menegaskan bahwa pembangunan harus menyentuh hingga ke wilayah pinggiran, dan penerangan adalah salah satu aspek dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Penerangan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga keamanan dan kesejahteraan warga. Ini adalah bukti nyata bahwa kami mendengar suara rakyat. Kami akan terus dorong agar program ini bisa menjangkau desa-desa lainnya yang masih gelap,” tegas H. Ja’far.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong warga dan Ketua RT 08 yang turut aktif memfasilitasi kebutuhan di lapangan, mulai dari penentuan titik lampu, penyediaan tenaga lokal, hingga pengawasan saat proses pemasangan.

Simbol Harapan, Awal dari Perubahan

Kehadiran tujuh titik lampu jalan ini seolah menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat RT 08. Tidak hanya menerangi malam, tetapi juga mendorong munculnya semangat kolektif warga untuk menjaga lingkungan dan membangun desa secara mandiri.

“Penerangan ini akan sangat membantu keamanan lingkungan. Warga lebih nyaman beraktivitas malam, dan warung-warung kecil pun kembali hidup. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut, karena banyak daerah sekitar yang masih gelap,” ujar Pak Darto, tokoh masyarakat setempat.

Warga kini berharap agar Pemerintah Kabupaten hingga Provinsi tidak berhenti pada program ini saja. Masih banyak kebutuhan infrastruktur lain yang mereka dambakan, seperti peningkatan jalan lingkungan, pembangunan drainase, dan perluasan jaringan internet.

“Semoga bukan hanya lampu yang terus menyala, tapi semangat pembangunan juga terus hidup di desa kami,” tutup Ketua RT Ropik dengan penuh harap.

 

 

 

Redaksi | Andalasnews.com

Berita Warga – Pemerataan Pembangunan – Aspirasi Masyarakat

165 Dilihat
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Kabar Daerah
Terpopuler
Pengunjung