PEMERINTAHAN PRABOWO SEPERTI SOUND HOREG YANG SUKA KEGADUHAN DAN OMON-OMON DOANG !!! YUK SIMAK APA KATA BANG

Bang Jonfrizal Tanjung S.H Pengacara sekaligus penggiat dan Kritikus kebijakan Pemerintah Indonesia
Bang Jonfrizal Tanjung S.H Pengacara sekaligus penggiat dan Kritikus kebijakan Pemerintah Indonesia

Andalasnews.com Selama 10 bulan berjalan pemerintahan Prabowo kerap kali selalu menimbulkan Kegaduhan !!! Seperti “Sound horeg” dan ” Suka omon-omon doang “opini publik memang sangat efektif untuk menutupi kegagalan, ketidakmampuan, dan bahkan kebusukan politik yang tersembunyi.

“Jika tak mampu membungkam dengan kenyamanan, bikinlah rakyat kebingungan agar dapat dikendalikan”, demikianlah salah satu bunyi protokol konspirasi.

Sebuah strategi konspirasi pemerintah guna mengendalikan kekuatan rakyat dengan memperbanyak kegaduhan kosong. Menciptakan kebingungan agar perhatian massa tidak terkonsentrasi pada satu titik masalah yang dihadapi masyarakat

Masalah utama Prabowo adalah kegagalan mengatasi kebangkrutan keuangan negara (APBN). Ia tidak mampu menghentikan korupsi dan perampokan kekayaan negara sehingga gagal mengakumulasi pendapatan non pajak. APBN terus bolong, pun sulit ditambal dengan utang baru yang makin terbatas.

Padahal jatuh tempo bayar hutang dan kebutuhan pembiayaan program andalan MBG dan Koperasi Merah Putih dll sedemikian mendesak tak bisa lagi ditawar.

Jalan satu-satunya untuk mengumpulkan uang adalah memeras rakyat dengan memperluas obyek pajak sekaligus meninggikan tarif pajak. Mungkin sebentar lagi bernafas pun akan segera dipajaki.

Tindakan “pemerasan rakyat” itu jika tidak dikaburkan dengan kegaduhan sangat berbahaya. Di tengah kondisi ekonomi rakyat yang makin melemah justru dibebani banyak pungutan dan pajak, muaranya adalah lapar memicu amarah.

Konsentrasi kekecewaan dan amarah potensial bermetamorfosa menjadi konsentrasi perlawanan. Jelas sangat berbahaya bagi stabilitas politik sekaligus bagi kekuasaan Prabowo.

Amarah rakyat agar tidak terkonsentrasi menjadi perlawanan maka pikiran harus dibelah dengan banyak masalah.

Itulah mengapa Prabowo semacam melakukan pembiaran terhadap sound horeg ijazah palsu yang terus-menerus Karena diuntungkan sebagai alat pengalihan perhatian dan isu

Niscaya nanti “sound horeg” masalah akan terus dibunyikan melalui institusi-institusi yang terkait dengan pelayanan publik.

Institusi-institusi itu secara bergiliran akan ‘nyetel’ sound horeg masalah. Secara bergiliran akan bikin kebijakan yang memancing protes, setelah memicu horeg lantas power sound dimatikan kembali.

Begitulah yang dilakukan dengan kasus gas melon hingga pemblokiran rekening nganggur, tanah nganggur, psk dipajaki, amnesti dan abolisi dipakai buat para koruptor dan Bikin kebijakan yang memancing horeg, setelahnya kebijakan itu dicabut kembali.

Tujuan pembentukan pemerintahan adalah bentuk mensejahterakan rakyatnya bukan cuma sekedar “omon-omon doang” !!!

Semoga rakyat Indonesia dapat bertahan dan punya cukup stamina. Sebab selama lima tahun ke depan akan terus diajak ” goyang gemoy “ di depan sound horeg guna menghibur perut yang lapar.

Andalasnews com

413 Dilihat
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Kabar Daerah
Terpopuler
Pengunjung