Andalasnews.com Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu program pemerintah Indonesia untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. Dalam penyaluran bansos, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP), pemerintah menggunakan sistem desil untuk menentukan prioritas penerima bantuan. Istilah “desil” menjadi kunci dalam pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi mereka.
- Apa itu Desil ??
Desil adalah pembagian masyarakat ke dalam 10 kelompok sama besar (masing-masing 10 %), berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi .
Desil 1 = 10 % penduduk termiskin hingga Desil 10 = 10 % terkaya .
- Bagaimana Perhitungan Desil :
Perhitungan desil tidak semata-mata berdasarkan pendapatan atau gaji rumah tangga, melainkan mempertimbangkan pengeluaran per kapita per bulan sebagai indikator utama. Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemensos menggunakan metode *Proxy Mean Testing* (PMT) untuk menentukan tingkat kesejahteraan rumah tangga. Metode ini menganalisis beberapa indikator, termasuk:
1. Pengeluaran per kapita rumah tangga (bukan hanya pendapatan)
2. Aset dan kondisi rumah (rumah, sanitasi, air, kendaraan, dll.)
3. Jenis pekerjaan, akses pendidikan & kesehatan, kepesertaan program sosial (KIS, KIP, KKS, PKH, BPNT) .
Dalam konteks bansos, desil digunakan untuk mengelompokkan rumah tangga berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kemensos.
- Siapa yang mendapatkan bansos?
Prioritas utama menerima bantuan sosial reguler (PKH, BPNT) adalah yang berada di desil 1–4 .BPNT dan jaminan kesehatan (PBI-JKN) menjangkau hingga desil 5.
Desil 5 : masih berpotensi dapat bantuan tergantung kuota daerah, Desil 6–10: dianggap sudah mampu; umumnya tidak mendapatkan PKH/BPNT .
Permensos No. 79/HUK/2025 menetapkan bahwa fokus bansos adalah bagi desil 1–5, dengan prioritas tertinggi untuk desil 1 & 2 .
Ada pembatasan bagi usia produktif (20–50 tahun) : maksimal menerima bantuan selama 5 tahun agar tidak tergantung jangka panjang .
- Desil Kelompok Bansos Pokok
1–2 Miskin ekstrem – hampir miskin – prioritas tinggi PKH, BPNT, PBI-JKN
3–4 Rentan miskin – masih layak PKH & BPNT PKH, BPNT
5 Rentan – bantu BPNT & jaminan kesehatan BPNT, PBI-JKN (opsional)
6–10 Mampu – umumnya tidak mendapat bansos reguler Bantuan program lain lokal
- Langkah untuk mendapatkan bansos
Cek aplikasi Cek Bansos sekarang untuk mengetahui desil dan status bansos, Jika berada di desil 1–4 namun belum menerima program seperti PKH/BPNT:
Gunakan fitur usulan atau pengaduan di aplikasi, Hubungi pendamping PKH atau petugas desa/kelurahan setempat—hanya mereka yang memiliki akses SIKS-NG/DTSEN .
Redaksi : Andalasnews.com








