Jakarta Barat — Andalasnews.com, Momentum kebersamaan yang sarat makna terjadi di Fuerza Arena, KPBD Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dalam ajang Mini Soccer Silaturahmi yang mempertemukan empat kekuatan: Tim Pemuda Kampung Baru (Kambar United), Kelurahan Sukabumi Selatan, Satpol PP Sukabumi Selatan Kebon Jeruk, dan Polsek Kebon Jeruk.
Ajang tersebut tak sekadar pertandingan olahraga biasa. Di balik semangat kompetisi, tersimpan misi sosial dan kebersamaan dalam membangun kawasan yang kondusif, bebas dari konflik dan narkoba. Sorotan publik pun tertuju pada salah satu tokoh pemuda paling aktif di Jakarta Barat, yakni Ais Bachtiar, yang hadir langsung memberi semangat kepada para pemain dan elemen aparat yang terlibat.
“Silaturahmi dalam bentuk olahraga seperti ini sangat strategis. Pemuda butuh ruang positif. Kita butuh polisi dan pemerintah kelurahan hadir tidak hanya sebagai institusi formal, tapi juga mitra aktif dalam menjaga lingkungan. Mini Soccer ini adalah jembatan ke arah sana,” ungkap Ais Bachtiar kepada wartawan Andalasnews.com.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh jajaran Polsek dan pemerintahan setempat, di antaranya:
– Wakapolsek Kebon Jeruk, AKP Subartoyo, SH, MH
– Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Ganda Jaya, SH, MH
– Lurah Sukabumi Selatan, Abdul Rosid
– Kepala Satpol PP Kebon Jeruk, Bapak Aswad
Dalam sambutannya, AKP Subartoyo menegaskan bahwa kepolisian mendukung penuh kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pendekatan sosial kepada warga.
“Kami hadir untuk menjalin hubungan yang kuat dengan masyarakat. Kami ingin wilayah Jakarta Barat, khususnya Kebon Jeruk, menjadi zona aman, zona hijau yang terbebas dari narkoba, tawuran, dan kekerasan remaja,” ucapnya.
AKP Ganda Jaya, yang juga dikenal dekat dengan kalangan muda, menyampaikan harapan bahwa kegiatan seperti ini bisa menjadi gerakan bersama.
“Ini bukan hanya kompetisi bola, ini langkah awal dari gerakan sosial. Bila terus dijalankan, akan jadi kultur baru di kalangan pemuda. Kami sangat mendukung,” katanya.
Lurah Abdul Rosid juga menyampaikan bahwa pemerintah kelurahan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat, terutama tokoh pemuda dan aparat keamanan.
“Kami siap mengawal gerakan kolaboratif seperti ini. Pemuda adalah kekuatan yang jika diarahkan dengan benar, bisa membawa perubahan nyata,” ujar Rosid.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Bapak Aswad menyebut sinergi ini sebagai bagian dari pendekatan preventif yang harus terus digalakkan.
“Jangan menunggu ada masalah baru turun. Kita satukan langkah sejak awal melalui kegiatan sosial seperti ini agar ketertiban dan ketenangan tetap terjaga,” tegas Aswad.
Ais Bachtiar, di akhir kegiatan, mendorong agar kegiatan serupa bisa dikembangkan lebih luas, bahkan hingga ke tingkat kota.
“Kampung Baru siap jadi contoh. Tapi saya ingin ini bukan hanya soal satu wilayah, melainkan gerakan kolektif pemuda Jakarta Barat. Kita ubah stigma kawasan menjadi harapan. Mari kita bersatu dengan aparat dan pemerintah,” ujarnya penuh semangat.
Pertandingan Mini Soccer itu sendiri berlangsung sportif dan meriah, disambut antusias warga sekitar. Tak hanya mempererat silaturahmi, kegiatan ini membuka lembaran baru dalam hubungan antara pemuda dan institusi negara di tingkat lokal.
Andalasnews.com mencatat, agenda lanjutan sudah mulai dibahas. Ada rencana menggelar turnamen bersama antar-RW dan kelurahan di tingkat Kecamatan, serta penyuluhan anti-narkoba yang akan melibatkan BNN dan organisasi kepemudaan.
Jakarta Barat bergerak. Kampung Baru bersatu. Dan para pemuda, bersama aparat, bersiap menjadi agen perubahan untuk wilayah yang lebih aman, sehat, dan bermartabat.
(Jakaria Agustono)
Liputan: Tim Redaksi Andalasnews.com
Editor: Ismail








